PASIR PENGARAIAN – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja melalui implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Salah satu implementasi tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Praktek Klinik Keterampilan Dasar Praktik Kebidanan (KDPK) bagi mahasiswa Semester II Program Studi D III Kebidanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rokan Hulu.
Sebanyak 17 mahasiswa mengikuti kegiatan praktik klinik yang berlangsung selama satu bulan, mulai 15 Juli hingga 15 Agustus 2026. Selama menjalani praktik, mahasiswa memperoleh kesempatan belajar secara langsung di lingkungan rumah sakit dengan pendampingan tenaga kesehatan profesional dan dosen pembimbing klinik.
Kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang dilaksanakan pada Rabu (15/7/2026) di RSUD Rokan Hulu. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pelayanan RSUD Rokan Hulu, Sogirin, M.M., didampingi Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Ns. Romy Wahyuny, M.Kes.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran manajemen RSUD Rokan Hulu, dosen pembimbing klinik, Ketua Program Studi Kebidanan, tenaga kesehatan, serta seluruh mahasiswa peserta praktik.
Dalam sambutannya, Sogirin, M.M. menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Fakultas Ilmu Kesehatan yang kembali menjadikan RSUD Rokan Hulu sebagai rumah sakit pendidikan dan wahana praktik bagi mahasiswa kebidanan.
Ia berharap seluruh mahasiswa mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar secara maksimal, menjaga etika profesi, disiplin, serta selalu mengutamakan keselamatan pasien dalam setiap tindakan pelayanan kesehatan.
"Kami berharap mahasiswa mampu menunjukkan sikap profesional, menjaga nama baik institusi, menghormati seluruh aturan rumah sakit, serta menjadikan praktik klinik ini sebagai momentum untuk meningkatkan kompetensi dan pengalaman belajar secara nyata di lapangan," ujarnya.
Untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif, 17 mahasiswa dibagi ke dalam empat unit pelayanan rumah sakit, yaitu: Instalasi Gawat Darurat (IGD), Ruang Melati, Ruang Anggrek, Ruang Dahlia
Pada masing-masing ruangan tersebut mahasiswa memperoleh pengalaman dalam melakukan observasi, komunikasi terapeutik, penerapan prinsip keselamatan pasien (patient safety), pengukuran tanda-tanda vital, pencegahan infeksi, pemenuhan kebutuhan dasar pasien, dokumentasi pelayanan, hingga berbagai keterampilan klinik dasar lainnya sesuai capaian pembelajaran mata kuliah KDPK.
Seluruh aktivitas mahasiswa dilaksanakan di bawah supervisi Clinical Instructor (CI) dari rumah sakit dan dosen pembimbing institusi sehingga proses pembelajaran berlangsung terarah, aman, dan sesuai standar kompetensi.
Ketua Program Studi D III Kebidanan, Rahmi Fitria, M.Biomed, menjelaskan bahwa pelaksanaan praktik klinik tahun ini sepenuhnya mengacu pada pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan.
"Selama pelaksanaan praktik KDPK, setiap mahasiswa diwajibkan mengisi logbook secara berkala sebagai rekam jejak seluruh tindakan dan keterampilan yang telah dilakukan maupun yang telah divalidasi oleh pembimbing klinik. Logbook tersebut menjadi instrumen penting dalam mengevaluasi perkembangan kompetensi mahasiswa," jelas Rahmi Fitria.
Selain pengisian logbook, mahasiswa juga diwajibkan menyusun Laporan Ruangan pada akhir masa praktik. Laporan tersebut berisi gambaran kondisi ruangan, sistem pelayanan, penerapan asuhan kebidanan, identifikasi masalah, serta analisis pengalaman belajar yang diperoleh selama praktik berlangsung.
Melalui kegiatan praktik klinik KDPK di RSUD Rokan Hulu ini, Fakultas Ilmu Kesehatan berharap para mahasiswa mampu menjadi calon bidan yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan pelayanan kesehatan, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu, bayi, dan masyarakat di masa mendatang
